Di tengah pesatnya transformasi digital, masih banyak pelaku usaha yang mencatat transaksi secara manual menggunakan nota atau struk kertas. Kondisi ini sering menimbulkan tantangan, mulai dari pencatatan yang memakan waktu hingga risiko kesalahan input data.

Menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa S1 Sains Data Telkom University Purwokerto menghadirkan inovasi capstone bertajuk Lumina, sebuah platform cerdas yang mampu mengubah nota dan bukti transaksi menjadi data digital secara otomatis menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Proyek ini dikembangkan oleh Agung Widiyanto, Fito Satrio, dan Agung Malik Ibrahim melalui penerapan teknologi Computer Vision, YOLOv8, dan PaddleOCR untuk membaca serta mengekstraksi informasi penting dari dokumen transaksi.

Melalui sistem ini, pengguna cukup mengunggah foto nota atau struk belanja. Selanjutnya, Lumina akan secara otomatis mengenali item barang, jumlah transaksi, harga, tanggal pembelian, hingga menyusun data ke dalam format yang lebih terstruktur dan siap dianalisis.

Keunggulan utama Lumina meliputi:

✅ Digitalisasi nota dan pembukuan secara otomatis
✅ Mengurangi kesalahan pencatatan manual
✅ Mempercepat proses administrasi dan rekap transaksi
✅ Membantu pelaku usaha memperoleh insight keuangan lebih cepat
✅ Menyediakan data yang lebih rapi untuk analisis bisnis

Bagi UMKM dan pelaku usaha, solusi ini dapat menjadi langkah awal menuju pengelolaan keuangan yang lebih modern dan efisien. Tidak perlu lagi memasukkan data satu per satu dari tumpukan nota yang sering kali mudah hilang atau rusak.

Karya ini menunjukkan bagaimana keilmuan Data Science dapat diterapkan untuk menyelesaikan permasalahan nyata di dunia usaha. Dengan memanfaatkan AI dan pengolahan citra, mahasiswa tidak hanya membangun aplikasi, tetapi juga menciptakan solusi yang berpotensi meningkatkan produktivitas dan kualitas pengelolaan bisnis.

Melalui proyek capstone seperti Lumina, mahasiswa S1 Sains Data Telkom University Purwokerto kembali membuktikan bahwa teknologi kecerdasan buatan tidak hanya hadir untuk perusahaan besar, tetapi juga dapat membantu UMKM melakukan transformasi digital secara lebih mudah, cepat, dan terjangkau.