Di era digital, banyak mahasiswa dan pekerja menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar laptop maupun smartphone. Sayangnya, aktivitas tersebut sering memicu kelelahan mata yang dapat menurunkan konsentrasi, produktivitas, bahkan kesehatan visual. Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa S1 Sains Data Telkom University Purwokerto menghadirkan inovasi Visage Matrics, sebuah sistem berbasis Artificial Intelligence (AI) yang mampu mendeteksi kondisi kelelahan mata secara otomatis.
Visage Matrics dikembangkan oleh tim yang terdiri dari Wisnu Aji Sanjaya, Yoka Romadani, dan Bara Aulia Attar sebagai bagian dari proyek implementasi Data Science yang berfokus pada pemanfaatan teknologi AI untuk kesehatan dan produktivitas pengguna digital.
Melalui platform ini, pengguna cukup mengunggah gambar wajah, kemudian sistem akan melakukan proses deteksi mata, analisis tingkat kelelahan, hingga klasifikasi kondisi visual. Hasil akhirnya berupa informasi apakah mata pengguna berada dalam kondisi segar atau sayu, yang kemudian dapat digunakan sebagai dasar untuk mengatur waktu istirahat maupun aktivitas di depan layar.
Yang menarik, Visage Matrics tidak hanya berhenti pada proses deteksi. Sistem juga dilengkapi fitur konsultasi berbasis AI yang membantu pengguna memahami kondisi yang terdeteksi serta memberikan rekomendasi untuk menjaga kesehatan mata.
Inovasi ini menunjukkan bagaimana teknologi Data Science dan Computer Vision dapat diterapkan pada permasalahan sehari-hari yang sering dianggap sepele. Padahal, kelelahan mata digital (digital eye strain) menjadi salah satu tantangan kesehatan yang semakin umum di tengah meningkatnya penggunaan perangkat elektronik untuk belajar, bekerja, dan berkomunikasi.
Kehadiran Visage Matrics sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa Sains Data tidak hanya belajar algoritma dan pemrograman, tetapi juga mampu menghasilkan solusi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan menggabungkan Computer Vision, Machine Learning, dan AI Assistant dalam satu platform, proyek ini menjadi contoh bagaimana teknologi dapat membantu meningkatkan kualitas hidup secara sederhana namun berdampak besar.
Melalui karya-karya seperti Visage Matrics, mahasiswa Sains Data Telkom University Purwokerto terus menunjukkan bahwa Data Science bukan hanya tentang mengolah data, melainkan tentang menghadirkan solusi cerdas untuk menjawab kebutuhan nyata di era digital
Related Posts

Mahasiswa Sains Data Kembangkan Chatbot AI Wisata Anggur, Liburan Jadi Tinggal Tanya!

BTS Pojok Statistik Hadir! Kupas Tuntas Pertumbuhan Ekonomi Banyumas Lewat Data, Bukan Katanya

Mahasiswa Sains Data Telkom University Purwokerto Kembangkan AI untuk Pantau Gizi Program MBG

Edge AI vs Agentic AI: Ketika AI Harus Memilih Jadi Anak Kos atau Manajer Proyek

Edge AI: Ketika Kecerdasan Buatan Tidak Lagi Menunggu Cloud
