Bagaimana sebenarnya kondisi ekonomi Banyumas saat ini? Apakah benar ekonomi daerah terus tumbuh? Sektor apa yang paling berkontribusi? Dan bagaimana dampaknya bagi masyarakat, mahasiswa, serta dunia usaha?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi topik utama dalam program BTS (Bincang Tentang Statistik) yang diinisiasi oleh Pojok Statistik Telkom University Purwokerto bekerja sama dengan BPS Kabupaten Banyumas. Pada episode terbaru bertajuk “Mengupas Pertumbuhan Ekonomi Banyumas! | Banyumas Dalam Angka”, masyarakat diajak memahami kondisi ekonomi daerah secara lebih sederhana, menarik, dan berbasis data resmi.
Menghadirkan Ibu Dwi Asih Septi Wahyuni, S.S.T., M.Si., Statistisi Ahli Muda sekaligus Ketua Tim Statistik Sektoral BPS Kabupaten Banyumas, acara ini membahas berbagai indikator ekonomi yang selama ini sering muncul di berita, namun belum tentu dipahami oleh semua orang. Mulai dari pertumbuhan ekonomi, PDRB, hingga sektor-sektor yang menjadi penggerak utama perekonomian Banyumas.
Yang menarik, pembahasan dilakukan dengan gaya santai khas BTS sehingga statistik tidak lagi terasa rumit. Data yang biasanya hanya terlihat dalam tabel dan laporan resmi diubah menjadi diskusi yang mudah dipahami mahasiswa maupun masyarakat umum.
Kehadiran program ini menjadi sangat relevan karena Banyumas terus menunjukkan perkembangan ekonomi yang positif. Berbagai publikasi resmi BPS menunjukkan bahwa data ekonomi daerah terus diperbarui untuk menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan, investasi, hingga pengembangan sektor unggulan daerah.
Bagi mahasiswa Sains Data, kegiatan seperti BTS menjadi contoh nyata bagaimana data digunakan untuk menjawab pertanyaan strategis di dunia nyata. Tidak hanya belajar algoritma dan machine learning, mahasiswa juga dapat melihat bagaimana statistik berperan dalam memahami kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Melalui BTS, Pojok Statistik membuktikan bahwa statistik bukan sekadar angka di laporan tahunan. Statistik adalah cerita tentang kehidupan masyarakat, perkembangan daerah, dan arah masa depan yang dapat dibaca melalui data.
Jadi, jika selama ini mendengar istilah pertumbuhan ekonomi hanya saat ujian atau membaca berita, sekarang saatnya melihat langsung bagaimana data tersebut dijelaskan oleh ahlinya.
Karena dalam dunia statistik, opini boleh beragam, tetapi data selalu memiliki cerita yang menarik untuk dibahas.
Related Posts

Mahasiswa Sains Data Kembangkan Visage Matrics, Solusi AI untuk Deteksi Mata Lelah Saat Belajar dan Bekerja

Mahasiswa Sains Data Telkom University Purwokerto Kembangkan AI untuk Pantau Gizi Program MBG

Edge AI vs Agentic AI: Ketika AI Harus Memilih Jadi Anak Kos atau Manajer Proyek

Edge AI: Ketika Kecerdasan Buatan Tidak Lagi Menunggu Cloud

Expo Capstone Sains Data 2026: Saat Data Science Menjawab Masalah Nyata di Masyarakat
