Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin membuka banyak peluang baru, termasuk dalam pengelolaan energi listrik. Menariknya, inovasi terbaru datang dari Program Studi Data Science Telkom University Purwokerto yang berhasil mengembangkan model AI untuk meningkatkan akurasi prediksi konsumsi listrik.
Penelitian ini dipublikasikan pada jurnal internasional terindeks Scopus dengan judul “Hyperparameter Optimization of Multi-Target Support Vector Regression with Sigmoid Particle Swarm Optimization-based Acceleration Coefficients for Electricity Consumption Prediction.” Meski terdengar teknis, inti dari penelitian ini sebenarnya cukup sederhana, yaitu bagaimana membuat sistem AI mampu memprediksi kebutuhan listrik dengan lebih cerdas dan lebih presisi.
Dalam penelitian tersebut, tim peneliti menggabungkan metode Support Vector Regression (SVR) dengan algoritma optimasi Particle Swarm Optimization berbasis Sigmoid Acceleration Coefficients (PSO-SBAC). Teknologi ini memungkinkan AI mencari konfigurasi terbaik secara otomatis sehingga performa prediksi menjadi lebih optimal. Singkatnya, sistem tidak hanya melakukan prediksi, tetapi juga “belajar” menentukan pengaturan terbaik agar hasilnya semakin akurat.
Hasil yang diperoleh cukup menarik. Model yang dikembangkan mampu menurunkan tingkat error prediksi hingga 27,4 persen dibandingkan metode sebelumnya. Capaian ini menunjukkan bahwa optimasi hyperparameter memiliki pengaruh besar terhadap kualitas prediksi AI, khususnya pada data konsumsi listrik yang kompleks dan dinamis.
Prediksi konsumsi listrik sendiri menjadi hal yang sangat penting di era modern. Dengan prediksi yang lebih akurat, distribusi energi dapat dilakukan lebih efisien, potensi pemborosan listrik dapat dikurangi, dan sistem pengelolaan energi menjadi lebih stabil. Teknologi seperti ini juga memiliki peluang besar untuk diterapkan pada konsep smart city, smart grid, hingga sistem industri berbasis efisiensi energi.
Yang membuat penelitian ini semakin membanggakan adalah seluruh riset dikembangkan oleh tim dari Telkom University Purwokerto, yaitu Mayesq Prameswari, Ridwan Pandiya, dan Aina Latifa Riyana. Keberhasilan publikasi di jurnal internasional Scopus menjadi bukti bahwa inovasi AI dari perguruan tinggi Indonesia mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata dalam perkembangan teknologi global.
Penelitian ini sekaligus menunjukkan bahwa AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, tetapi sudah mulai menjadi solusi nyata untuk berbagai kebutuhan saat ini. Dari pengelolaan energi hingga pengembangan kota pintar, teknologi AI diprediksi akan terus memainkan peran penting dalam menciptakan sistem yang lebih efisien, adaptif, dan berkelanjutan di masa mendatang.
Related Posts

Dari Nota Kertas ke Data Cerdas: Mahasiswa Sains Data Kembangkan Lumina untuk Digitalisasi Pembukuan UMKM

Orbitani: Ketika Data Satelit Membantu Petani Menentukan Tanaman Terbaik

Dari CCTV Menjadi Insight: Mahasiswa Sains Data Kembangkan Sistem Prediksi Manuver Kendaraan Berbasis AI

Mahasiswa Sains Data Kembangkan Chatbot AI Wisata Anggur, Liburan Jadi Tinggal Tanya!

BTS Pojok Statistik Hadir! Kupas Tuntas Pertumbuhan Ekonomi Banyumas Lewat Data, Bukan Katanya
