Bagaimana jika teknologi kecerdasan buatan dapat membantu masyarakat dan pemerintah memprediksi dampak erupsi Gunung Merapi secara lebih cepat dan akurat?
Pertanyaan tersebut menjadi inspirasi bagi mahasiswa S1 Sains Data Telkom University Purwokerto dalam mengembangkan Merapi Dynamic Impact Map, sebuah platform prediksi dampak erupsi berbasis Artificial Intelligence (AI), data satelit, dan analisis spasial yang dipamerkan pada Expo Capstone Sains Data 2026.
Proyek inovatif ini dikembangkan oleh Habibah Ratna Fadhila Islami Hana, Rania Rasendriya Wijaya, dan Aprianti Ika Larasati bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Sleman sebagai mitra capstone.
Selama ini, mitigasi bencana erupsi membutuhkan informasi yang cepat mengenai wilayah yang berpotensi terdampak. Namun kondisi lapangan yang dinamis membuat proses pengambilan keputusan sering kali menjadi tantangan.
Melalui proyek ini, mahasiswa memanfaatkan berbagai sumber data, mulai dari:
– Data satelit Sentinel-1 (SAR)
– Data cuaca dan atmosfer real-time
– Machine Learning dan Artificial Intelligence
– Analisis geospasial berbasis peta interaktif
Seluruh data tersebut diintegrasikan untuk menghasilkan prediksi sebaran dampak erupsi secara dinamis yang dapat membantu proses mitigasi dan respons bencana. Salah satu keunggulan platform ini adalah kemampuan pengguna untuk melakukan simulasi secara mandiri melalui dashboard interaktif. Pengguna dapat menentukan parameter cuaca, lokasi, dan kondisi tertentu, kemudian sistem akan menghasilkan prediksi area yang berpotensi terdampak erupsi. Fitur ini memungkinkan petugas kebencanaan maupun masyarakat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai risiko yang mungkin terjadi.
Proyek ini menunjukkan bahwa Data Science tidak hanya berkaitan dengan bisnis dan industri digital, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan masyarakat. Dengan menggabungkan AI, remote sensing, dan geospatial analytics, mahasiswa berhasil menghasilkan solusi yang relevan untuk mendukung pengurangan risiko bencana di Indonesia yang dikenal sebagai negara rawan aktivitas vulkanik.
Related Posts

S1 Sains Data Telkom University Hadirkan Orbistick, Alat Pintar untuk Membaca Kondisi Tanah Secara Real-Time terintegrasi WebGIS

S1 Sains Data Telkom University Purwokerto Gandeng Telkomsat, Siapkan Inovasi AI dan Geospasial untuk Transformasi Digital Indonesia

Sains Data Telkom University Purwokerto Perkuat Sinergi Industri, bersama DUDI Bahas Masa Depan Talenta Digital

Mahasiswa Sains Data Telkom University Purwokerto Raih Golden Ticket Inkubasi KlikStart 3.0 melalui Inovasi VERINA

Expo Capstone Sains Data 2026 Resmi Digelar, 21 Inovasi Mahasiswa Hadir Menjawab Tantangan Nyata Masyarakat
