Bagaimana matematika bisa membantu memprediksi penyakit, mendukung precision medicine, hingga mengolah data biologis berbasis Artificial Intelligence (AI)? Pertanyaan inilah yang menjadi pembahasan menarik dalam kegiatan Webinar “Global Guest Lecture” bertajuk “Mathematical Modelling” yang diselenggarakan oleh Program Studi S1 Sains Data Telkom University Purwokerto bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyumas dan Pojok Statistik.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan narasumber internasional, Kamal Khairudin Sukandar, Ph.D Candidate dari Imperial College London. Webinar tersebut sukses menarik antusiasme mahasiswa dan peserta umum yang ingin memahami bagaimana mathematical modelling menjadi teknologi penting di balik berbagai inovasi modern saat ini.

Dalam pemaparannya, Kamal menjelaskan bahwa mathematical modelling bukan sekadar rumus atau teori matematika yang rumit, tetapi merupakan fondasi penting dalam pengembangan teknologi berbasis data. Melalui pendekatan model matematika, berbagai fenomena kompleks dapat dipelajari, diprediksi, dan dianalisis secara lebih sistematis menggunakan bantuan komputasi dan AI.

Peserta diajak melihat bagaimana mathematical modelling digunakan dalam berbagai bidang yang sangat dekat dengan perkembangan teknologi masa kini. Mulai dari prediksi penyebaran penyakit, precision medicine, analisis biologis, hingga pengolahan data kesehatan berbasis AI. Materi yang dibawakan terasa semakin relevan karena dunia saat ini tengah bergerak menuju era data-driven healthcare dan teknologi medis berbasis kecerdasan buatan.

Tidak hanya membahas teori, webinar juga memberikan gambaran nyata bagaimana AI dan data science mulai memainkan peran penting dalam dunia kesehatan modern. Dengan kombinasi data, matematika, dan machine learning, sistem dapat membantu mendeteksi pola penyakit lebih cepat, mendukung pengambilan keputusan medis, hingga membuka peluang pengembangan pengobatan yang lebih personal dan akurat.

Suasana webinar berlangsung interaktif dengan banyaknya pertanyaan dari peserta mengenai implementasi mathematical modelling di dunia industri, riset kesehatan, hingga peluang karier di bidang data science dan computational modelling. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa minat generasi muda terhadap perpaduan AI, kesehatan, dan teknologi terus meningkat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Program Studi S1 Sains Data Telkom University Purwokerto dalam membuka wawasan global mahasiswa melalui kolaborasi akademik internasional. Kehadiran pembicara dari Imperial College London memberikan pengalaman baru sekaligus inspirasi bagi peserta untuk melihat perkembangan riset dan teknologi dari perspektif global.

Melalui webinar ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan insight akademik, tetapi juga memahami bahwa kemampuan mengolah data dan membangun model matematika akan menjadi skill penting di masa depan. Di tengah pesatnya perkembangan AI dan digitalisasi kesehatan, mathematical modelling hadir sebagai salah satu kunci utama dalam menciptakan solusi teknologi yang lebih cerdas dan berdampak bagi masyarakat.