Program Studi Sains Data Telkom University Purwokerto kembali menghadirkan pengalaman belajar berbasis industri melalui kegiatan Kunjungan Industri Sains Data TUP ke BMKG Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari MK Sains Data untuk Industri dan penguatan wawasan mahasiswa terhadap implementasi sains data dalam bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang saat ini semakin berkembang pesat di era digital.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal secara langsung proses pengumpulan, pengolahan, hingga analisis data cuaca dan iklim yang dilakukan oleh BMKG. Berbagai teknologi monitoring atmosfer, sensor cuaca, serta sistem prediksi berbasis data menjadi materi menarik yang dipelajari mahasiswa selama kegiatan berlangsung.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga diajak memahami bagaimana pemanfaatan Artificial Intelligence, machine learning, dan big data analytics mulai diterapkan dalam mendukung sistem prediksi cuaca, mitigasi bencana, hingga penyampaian informasi publik secara cepat dan akurat. Hal ini memberikan gambaran nyata mengenai peluang karier dan riset di bidang data science yang terintegrasi dengan teknologi lingkungan dan kebencanaan.
Kegiatan ini disambut antusias oleh mahasiswa karena mampu memberikan pengalaman belajar langsung di lingkungan profesional. Selain memperluas wawasan akademik, kunjungan industri juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan tantangan transformasi digital di berbagai sektor strategis.
Melalui program ini, Program Studi Sains Data Telkom University Purwokerto terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang adaptif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan industri serta perkembangan teknologi berbasis data di Indonesia.
Related Posts

Sains Data TUP Sambangi BRIN Yogyakarta, Eksplorasi Riset dan Inovasi Berbasis Data

Sharing Session Alumni Sains Data: Dari Purwokerto ke Jepang, Inspirasi Menembus Beasiswa Global

Spatial Downscaling vs Panchromatic Satellite Data: Kenapa Ada Citra Satelit yang Bisa Jadi Lebih Tajam?

Spatial vs Temporal Downscaling: Kenapa Satelit Kadang “Blur”, Tapi Kadang “Terlambat”?

GLCM pada Object-Based Classification: “Senjata” AI untuk Membaca Tekstur pada Citra Satelit
