Mahasiswa Program Studi Sains Data Telkom University Purwokerto melaksanakan kunjungan industri ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Yogyakarta sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman lapangan (MK Sains Data untuk Industri). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dunia riset dan inovasi nasional kepada mahasiswa sekaligus memperluas pemahaman mengenai penerapan sains data dalam berbagai bidang penelitian strategis.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai peran BRIN dalam pengembangan riset nasional, termasuk pemanfaatan data, kecerdasan buatan, dan teknologi komputasi untuk mendukung penelitian multidisiplin. Berbagai topik menarik seperti analisis data penelitian, pemrosesan citra, pengembangan model AI, hingga integrasi data untuk pengambilan keputusan menjadi fokus pembelajaran selama kunjungan berlangsung.
Mahasiswa juga berkesempatan melihat langsung ekosistem riset modern yang mendukung pengembangan inovasi nasional. Interaksi dengan para peneliti memberikan wawasan baru mengenai pentingnya kolaborasi antara akademisi, industri, dan lembaga penelitian dalam menciptakan solusi berbasis teknologi yang berdampak bagi masyarakat.
Kunjungan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk memahami bahwa sains data tidak hanya digunakan di sektor bisnis dan industri digital, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam pengembangan riset, teknologi, dan inovasi nasional. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi dan eksplorasi berbagai peluang penelitian yang dapat dikembangkan di masa depan.
Melalui kegiatan kunjungan industri ini, Program Studi Sains Data Telkom University Purwokerto berharap mahasiswa semakin siap menjadi talenta digital yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memiliki wawasan riset yang kuat, serta mampu menghasilkan inovasi berbasis data untuk mendukung kemajuan Indonesia.
Related Posts

Mahasiswa Sains Data TUP Kunjungi BMKG Yogyakarta, Belajar Pemanfaatan Data Cuaca dan Iklim untuk Teknologi Masa Depan

Sharing Session Alumni Sains Data: Dari Purwokerto ke Jepang, Inspirasi Menembus Beasiswa Global

Spatial Downscaling vs Panchromatic Satellite Data: Kenapa Ada Citra Satelit yang Bisa Jadi Lebih Tajam?

Spatial vs Temporal Downscaling: Kenapa Satelit Kadang “Blur”, Tapi Kadang “Terlambat”?

GLCM pada Object-Based Classification: “Senjata” AI untuk Membaca Tekstur pada Citra Satelit
