Banyumas, 3 Agustus 2026 – Program Studi S1 Sains Data Telkom University Purwokerto melaksanakan kegiatan pengujian dan sosialisasi inovasi Orbistick di lahan pertanian Kelompok Tani Marsudi Among Tani, Desa Dawuhan, Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan inovasi Orbitani, sebuah platform pertanian presisi yang mengintegrasikan Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), Remote Sensing, dan Big Data untuk membantu petani mengambil keputusan berbasis data. Konsep Orbitani dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan pemantauan kesuburan tanah secara real-time dan menghasilkan rekomendasi komoditas yang sesuai dengan kondisi lahan.
Dalam kegiatan tersebut, tim dosen dan mahasiswa melakukan diskusi langsung bersama petani mengenai kondisi lahan, pola tanam, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam budidaya pertanian organik. Pengujian lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa teknologi yang dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan pengguna di lapangan.
Salah satu agenda utama adalah uji penggunaan Orbistick, perangkat sensor portabel yang mampu mengukur parameter penting tanah seperti Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), pH, suhu, dan kelembapan secara langsung. Data hasil pengukuran kemudian dikirim secara real-time ke server webGIS dan dipadukan dengan data citra satelit Sentinel-2 serta data curah hujan untuk menghasilkan analisis kondisi lahan yang lebih komprehensif.
Melalui proses tersebut, sistem Orbitani memanfaatkan algoritma Random Forest untuk menganalisis data hasil fusi sensor dan penginderaan jauh, kemudian memberikan rekomendasi jenis tanaman yang paling sesuai dengan kondisi lahan. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi pengambilan keputusan sekaligus mengurangi ketergantungan pada pengujian laboratorium yang membutuhkan waktu dan biaya lebih besar.
Kegiatan ini di dukung progam HIT, beranggotakan Rizal Wahyu Pratama, Khulika Malkan, Mikhael Setia Budi, Arza Hasya Kautsar dan Sudianto, S.Pd., M.Kom. Kegiatan lapangan juga menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa S1 Sains Data untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di kelas ke dalam permasalahan nyata. Mahasiswa terlibat mulai dari proses pengumpulan data, validasi kondisi lapangan, hingga diskusi dengan petani mengenai implementasi teknologi yang mudah digunakan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ketua Kelompok Tani Marsudi Among Tani bapak Slamet bersama perangkat desa turut mendampingi proses pengujian dan memberikan masukan berdasarkan pengalaman mereka dalam mengelola lahan pertanian. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan sistem yang tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga relevan dengan kondisi agroklimat dan praktik budidaya di lapangan.
Melalui inovasi Orbitani, Telkom University Purwokerto terus mendorong lahirnya solusi berbasis Data Science yang memberikan dampak nyata bagi sektor pertanian. Ke depan, platform ini diharapkan mampu membantu petani meningkatkan produktivitas, menekan risiko gagal panen, mengoptimalkan penggunaan pupuk, serta mempercepat transformasi menuju pertanian presisi yang modern, efisien, dan berkelanjutan.
Related Posts

S1 Sains Data Telkom University Purwokerto Gandeng Telkomsat, Siapkan Inovasi AI dan Geospasial untuk Transformasi Digital Indonesia

Sains Data Telkom University Purwokerto Perkuat Sinergi Industri, bersama DUDI Bahas Masa Depan Talenta Digital

Mahasiswa Sains Data Telkom University Purwokerto Raih Golden Ticket Inkubasi KlikStart 3.0 melalui Inovasi VERINA

Expo Capstone Sains Data 2026 Resmi Digelar, 21 Inovasi Mahasiswa Hadir Menjawab Tantangan Nyata Masyarakat

International Guest Lecture 2026 Sukses Digelar, Praktisi Teknologi Jepang Berbagi Wawasan AI dan Software Engineering
