Tim Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Program Studi Sains Data Telkom University
Purwokerto (TUP) bersama dosen pembimbing dari Program Studi Informatika, Dasril Aldo,
S.Kom., M.Kom., melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Eduwaste
Rewards: Aplikasi Tukar Sampah dengan Buku dan Mainan Edukasi Anak di Desa Muntang,
Kabupaten Purbalingga.
Kegiatan ini merupakan program berkelanjutan yang dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap
pertama dilaksanakan pada 3 Oktober 2025 dengan sasaran anak-anak TK, sedangkan tahap
lanjutan dilaksanakan pada 12 Desember 2025 dengan melibatkan anak-anak sekolah dasar.
Program ini bertujuan menumbuhkan literasi lingkungan, kepedulian terhadap pengelolaan
sampah, serta minat baca anak sejak usia dini melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan.
Pada tahap awal, kegiatan difokuskan pada edukasi lingkungan berbasis cerita, permainan,
serta penukaran sampah dengan buku dan mainan edukatif. Anak-anak diperkenalkan pada konsep
menjaga kebersihan lingkungan melalui pendekatan visual dan interaktif agar mudah dipahami
sesuai dengan tahap perkembangan mereka.
Tahap lanjutan yang dilaksanakan pada bulan Desember dikemas dengan kegiatan yang
lebih variatif, meliputi lomba mewarnai bertema lingkungan, edukasi karakter peduli lingkungan
melalui tokoh Recy, Aqua, dan Leafy, serta sosialisasi website Eduwaste Rewards sebagai media
pendukung pengelolaan program penukaran sampah.

Salah satu pemateri kegiatan, I Kadek Rio Adi Pranata Kusuma. menyampaikan bahwa
edukasi lingkungan perlu diberikan dengan cara yang menyenangkan agar pesan yang disampaikan
dapat diterima dengan baik oleh anak-anak.
“Anak-anak dikenalkan pada pentingnya menjaga lingkungan melalui aktivitas sederhana
dan tokoh-tokoh yang dekat dengan dunia mereka, sehingga nilai peduli lingkungan bisa tertanam
secara alami,” ujarnya.
Selain pemateri, kegiatan ini juga didukung oleh panitia mahasiswa, termasuk Maysa
Azhra Fauziyyah, yang berperan aktif dalam pendampingan anak-anak dan pengelolaan jalannya
kegiatan. Maysa Azhra Fauziyyah, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan
ini memberikan pengalaman langsung dalam membangun kepedulian sosial dan lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami belajar bagaimana menyampaikan edukasi lingkungan kepada
anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Pendampingan langsung juga
membuat kami lebih peka terhadap pentingnya peran mahasiswa dalam mendukung perubahan
perilaku sejak usia dini,” ungkapnya. Keterlibatan mahasiswa secara langsung menjadi sarana
pembelajaran sosial sekaligus penguatan empati dan kerja sama tim.

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan bekerja sama dengan Komunitas Limbah Pustaka
Desa Muntang, yang berperan sebagai mitra pelaksana serta penyedia fasilitas kegiatan. Dukungan
dari guru dan masyarakat setempat turut memperlancar seluruh rangkaian acara.
Melalui program Eduwaste Rewards, anak-anak tidak hanya belajar bahwa sampah dapat
dikelola dan memiliki nilai, tetapi juga terdorong untuk membiasakan perilaku peduli lingkungan
dalam kehidupan sehari-hari. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat
berbasis komunitas yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain.